Haji adalah rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi orang yang mampu, baik mampu secara materi, maupun secara ruhani. Sayangnya, orang yang secara materi tergolong mampu, banyak yang belum mau menunaikan ibadah suci ini dengan berbagai alasan. Ada yang mengatakan, “Saya sibuk, sulit untuk meninggalkan pekerjaan,” atau “Sebenarnya saya ingin, tapi ibadah saya masih kacau balau takutnya tidak sesuai,” atau “Sayangnya, capek-capek ngumpulin uang, hanya untuk pergi ke Mekah saja.”
Berbagai macam alasan sering dilontarkan sebagai pembela diri. Nah, agar Anda semakin mantap untuk melaksanakan ibadah haji, atau minimal Anda punya keinginan kuat untuk menunaikan ibadah di tanah suci, perlu Anda ketahui keutamaan haji dan umroh, antara lain:
1. Haji Mabrur Menghapus Dosa-dosa dan Melebur Kesalahan
Rasulullah menyatakan bahwa orang yang hajinya mabrur akan diampuni kesalahannya. Betapa banyak dosa yang kita buat selama hidup di dunia, jika tidak diampuni, maka sangat malang sekali nasib kita ini.
Limpahan materi di dunia tidak akan ada artinya, jika nanti kita di siksa di neraka. Harta, jabatan, dan kekayaan tidak ada nilainya saat kita di akhirat kelak tidak punya bekal apa-apa. Terlebih jika kita masih punya dosa-dosa, pasti akan menambah berat beban siksaan kita di akhirat.
Solusi dari semua itu adalah mengerjakan haji dengan benar. Jika kita berniat agar haji kita mabrur dan berusaha semaksimal mungkin, insya Allah kita akan termasuk orang-orang yang hajinya mabrur dan dosa-dosa kita diampuni Allah swt.
2. Menghilangkan Kefakiran
Bukan hanya dosa-dosa yang akan diampuni, tetapi orang yang menunaikan haji diberi janji oleh Allah dihilangkan kefakirannya. Sudah bukan rahasia lagi, jika ada orang yang berangkat haji, kemudian di tanah air uangnya kembali seperti semula.
Jadi, tidak perlu khawatir uang kita akan “menguap” begitu saja, karena Allah Sang Pemberi rezeki yang akan menggantinya. Memang tidak langsung sim salabim ada, tetapi dengan izin Allah akan ada pintu-pintu yang sebelumnya tidak terduga ternyata menghasilkan pundi-pundi harta.
3.Umroh ke Umroh Merupakan Penghapus Dosa dan Surga Merupakan Balasan Haji Mabrur
Bagi jamaah yang berada di Makkah hendaknya sesering mungkin melakukan umroh, karena di antara satu umroh ke umroh berikutnya merupakan kifarat (penggugur dosa). Sedangkan bagi jamaah yang hajinya mabrur dijanjikan Allah mendapat surga.
Jika kita ditanya, apa tujuan hidup ini. Banyak yang menjawab ingin sukses. Tapi apa sebenarnya sukses itu? Apakah indikator sukses itu, apakah harta yang melimpah, rumah yang megah, mobil yang mewah, ataukah apa?
Sukses bagi seorang muslim indikatornya adalah diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga. Jadi, selama di dunia, berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk menggapai surga, karena percuma jika kita hidup di dunia bergelimangan harta tapi di akhirat nanti sengsara.
Jadi, tunggu apalagi, bersiaplah untuk segera menunaikan ibadah haji. Bagi yang sudah berkelebihan harta, jangan menunda. Sebab Anda tidak akan tahu apakah hari esok Anda masih ada dan apakah hari esok Anda masih jaya. Sedangkan bagi yang belum punya harta cukup, senantiasa berdoa dan berusaha. Ketika Anda bekerja, sisihkanlah sebagian harta untuk tabungan haji. Jika Anda bersungguh-sungguh ingin menjadi haji mabrur, Allah pasti akan menolong Anda. Betapa banyak contohnya, orang yang pekerjaannya hanya sebagai pencari kayu bakar di hutan dan di jual ke kota dengan dipanggul, akhirnya bisa menunaikan haji setelah menabung selama 20 tahun. Intinya, teruslah berusaha dan berdoa, semoga Allah mengabulkan niat baik Anda semua.
Naik haji adalah rukun (tiang agama) islam yang ke lima setelah syahadat,shalat,zakat,dan puasa.Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia yang mampu (material, fisik, dan keilmuan) dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Zulhijah). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah yang bisa dilaksanakan sewaktu-waktu.
DOA AGAR DAPAT MENUNAIKAN IBADAH HAJI
Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Zulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir setelah melempar jumrah (melempar batu simbolisasi setan) pada tanggal 10 Zulhijah. Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya Haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.
Sebagai umat muslim kita pasti berkeinginan besar untuk pergi ke mekah dan melaksanakan ibadah haji. Dan untuk mewujudkannya tentu kita harus berusaha dan juga berdoa agar kita bisa berangkat ke tanah suci dan menunaikan ibadah haji. untuk itu kali ini saya akan memberikan Doa Agar Bisa Naik Haji, berikut Doa nya :
“ Alloohumma Sholli ‘Alaa Muhamadin Wa ‘Alaa Aali Wa Shohbihi Wa Sallim Sholaatan Wa salaaman tuballighunaa Bi Himma Hajja Baitikal Haroomi Wa Tarzuqunaa Bi Himaa Ziyaarota Qobri nabiyyika Muhammadin ‘Alaihi Afdholush Sholati Wa Azkas Salaami Fii Luthfin Wa ‘Aafiyatin Wa Barokatin Wastiqoomatin Wabuluughul Marooni’AdadaKholqika Wa Ridhoo-a Nafsika Wa Zinata ‘Arsyika Wa Midaada Kalimaatika “
Artinya:“ Wahai Allah, limpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kita Nabi Muhammad keluarga dan sahabat beliau. Yang dengan rahmat dan keselamatan itu dapat menyampaikan kita untuk berangkat haji ke bait-Mu di Tanah Haram (Mekkah) dan dengan rahmat dan salam Engkau memberi rizki kami untuk menziarahi makam Nabi-Mu Muhammad yang kepada beliau telimpah seutama-utama rahmat dan sebaik-baik salam di dalam kelemah lembutan, kesejahtraan, berkah dan istiqomah serta tercapainya cita-cita sebanyak makhluq-Mu dan keridhoan Zat-Mu dan juga seberat ‘Arsy-Mu serta sebanyak tinta untuk menulis kalam-Mu “
itulah Doa Agar Bisa Naik Haji mudah-mudahan dengan seringnya membaca Doa Agar Bisa Naik Haji tersebut kita bisa segera berangkat ke tanah suci dan menjadi tamu Allah swt dan menunaikan ibadah haji dan menyempurnakan rukun islam, mudah-mudahan bermanfaat wassalamualaikum warrahmatulahi wabarakatuhu Berikut Video Cara Manasik Haji dan Umroh Lengkap Berbahasa Indonesia, mari ditelaah dan dipahami sebelum kita pergi ke tanah suci sahabat:
Naik haji merupakan rukun islam yang kelima dan merupakan salah satu ibadah yang pahalanya sangat besar, tingkat kewajiban naik haji tergantung pada keadaan seseorang , seseorang akan dikatakan wajib melaksanakan naik haji apabila orang tersebut telah mampu melaksanakannya yaitu mampu fisik (sehat dan tidak memiliki gangguan mental) dan juga mampu financial (memiliki keuangan yang mencukupi untuk melaksanakan ibadah haji). Ketika kita berangkat ke tanah suci sayang rasanya apabila waktu kita di sia-siakan begitu saja, alangkah baiknya ketika kita memiliki waktu luang saat pergi haji kita gunakan untuk mengunjungi atau berziarah ke tempat-tempat bersejarah yang ada kaitannya dengan perkembangan Islam ketika zaman Nabi Muhammad SAW. Berikut ini 13 tempat ziarah yang harus dikunjungi ketika naik haji.
TEMPAT ZIARAH DI MEKKAH
Jabal Nur dan Gua Hiro
Disebelah utara Masjjidil Haram lebih kurang 6 km terdapat sebuah gunung yang disebut Jabal Nur. Untuk mendaki ke atas memrlukan waktu lebih kurang 1 jam. Di puncaknya agak menurun sedikit terdapat sebuah gua yang cukup untuk duduk 4 orang,tinggi di dalamnya setinggi orang berdiri. Gua tersebut dikenal dengan subutan gua hiro.
Jabal Nur dan gua hiro sangat penting dalam sejarah islam karena di gua inilah Nabi Muhammad menerima wahyu ynag pertama, yait surat Al-'Alaq 1-5.
Jabal Sur
Disebelah selatan masjidil Haram sejauh kurang lebih 6 km terdapat Jabal Sur, tempat ini mempunyai nilai penting dalam sejarah islam.
Rasulullah SAW bersama-sama dengan Abu Bakar Ashidiq pernah melindungkan diri di gunung tersebutwaktu hendak hijrah ke Madinah. Menurut riwayat, setelah Rasulullah SAW selamat dari kepungan orang kafir quraisy di rumahnya, maka beliau dengan diam-diam menyinggahi sahabat Abu Bakar Ash-Shidiq.
Dari rumah Abu Bakar beliau bersama-sama dengan Abu Bakar berlindung menyembunyikan diri di Jabbal Sur kemudian menuju ke Madinah. Sebabagian orang-orang kafir Quraisy waktu mengejar Rasulullah SAW ada yang telah sampai di gua sur, mereka mendapatkan gua tersebut tertutup dengan sarang laba-laba, dan nampak disiitu burung merpati yang sedang bertelur di sarangnya. Dengan melihat keadaan yang sedemikian itu, mereka berkesimpulan bahwa Nabi Muhammad tidak mungkin bersembunyi di gua tersebut.
Sewaktu orang-orang Quraisy dimuka gua, sahabat Abu Bakar sangat merasa cemas karena takut keberadaannya di ketahui oleh orang-orang Quraisy, kemudian turukah wahyu Allah surat At-Taubah ayat 40. Setelah orang Quraisy pergi maka beberapa hari kemudian Abu Bakar berangkat menuju Madinah dengan selamat. Di atas Jabal Sur terdapat sebuah gua. Jika ingin masuk ke dalam gua harus bertiarap dan setelah masuk hanya dapat duduk saja.
Jabal Rahmah
Di padang Arafah terlihat sebuah bukit yang di atasnya terdapat sebuah tugu, bukit tersebut bernama Jabal Rahmah. Menurut riwayat sewaktu Nabi Adam AS dan Siti Hawa turun dari surga, keduanya terpisah dalam waktu yang cukup lamasampai 100 tahun. Antara satu dengan yang lain saling mencari, akhirnya bertemu di padang Arafah dan berkumpul di Jabal Rahmah.
Jemaah haji yang kuat umumnya naik ke Jabal Rahmah. Pada kaki Jabal Rahmah sebelah timur dalam jarak kurang lebih 40 meter adalah tempat Rasulullah SAW berwukuf.
Masjid Jin
Masjid Jin terletak didekat ma'la. Dinamakan Masjid Jin karena para jin bersepakat (berbai'at) mengakui Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah dan disitu pula tempat turunnya wahyu surat jin. Masjid Jin ada kaitanya dengan asbab al-nujul Al-Qur'an surat Jin 1-2.
Maulid Nabi
Tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Jaronah
Tempat Nabi Muhammad SAW miqat setelah perang hunen.
Tan'im
Tempat Siti 'Aisyah miqat umrah setelah ibadah haji, karena ia tidak thawaf umrah sebelum haji, disebabkan haidl.
TEMPAT ZIARAH DI MADINAH
Makam Rasulullah, Sahabat Umar, dan Abu Bakar
Makam Mreka berada di Masjid Nabawi tepatnya di sudut Masjid Nabawi
Baqi
Baqi adalah makam para sahabat dan keluarga nabi yang wafat di Madinah yang letaknya sebelah utara Masjid Nabawi.
Masjid Quba
Masjid Quba yaitu masjid yang pertama dibangun oleh Nabi yang letaknya sekitar 5 kilometer sebelah kota Madinah
Masjid Qiblatain (Dua kiblat)
Masjid ini adalah masjid Bani Slamah, tempat turunnya surat Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan shalat menghadap ke Masjidil Haram, dimana sebelumnya menghadap ke Baitul Maqdis.
Jabal Uhud
Jabal uhud yaitu gunung besar yang ada di Uhud Madinah yaitu tempat dimana gugurnya Sayyidina Hamzah dan Syuhada lainnya.
Khandaq
Khandak adalah sebuah parit yang dibangun atas prakarsa Salman Al-Fari dalam satu peperangan yang disebut perang Khandaq.Itulah 13 Tempat ziarah yang harus dikunjungi ketika kita Naik Haji atau umrah mudah-mudahan tempat-tempat tersebut bisa menjadi rferensi untuk berziarah ketempat-tempat yang berperang penting dalam perkembangan Islam. Waassalam...
Cara cepat agar bisa naik haji tanpa perlu ikut antri panjang yang bisa sampai 15 tahun untuk bisa melaksanakan rukun Islam kelima ini. Cara-cara ini ada yang legal, tapi ada juga yang ilegal. Cara ilegal tidak dianjurkan bagi mereka yang sudah tua, anak-anak, wanita atau laki-laki yang sudah terganggu kesehatannya.
Jamaah Haji Indonesia adalah jemaah haji terbanyak dan terbesar di dunia. Hal ini berdasarkan fakta bahwa Indonesia memiliki populasi penduduk muslim terbesar sejagad. Sedangkan quota calon jamaah haji di setiap negara adalah 10% dari jumlah keseluruhan umat Islam di negara tersebut.
JAMAAH HAJI INDONESIA DAN DAFTAR TUNGGU
Oleh karena itu, kalau penduduk muslim di Indonesia mencapai 200.000 orang, maka jumlah jamaah haji di Indonesia sekitar 211.000 (dua ratus sebelas ribu) orang. Dengan perincian 194.000 haji reguler dan 17.000 haji khusus. Malaysia yang penduduk muslimnya sekitar 25 juta, maka calon jamaah haji setiap tahunnya adalah 25.000 (dua puluh lima ribu). Kita bisa menghitung jumlah penduduk muslim suatu negara dengan mengetahui jumlah quota jamaah haji yang boleh melakukan ibadah haji dan dikalikan 10.
Itu bukan berarti jamaah haji Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah haji hanya 200.000. Kalau dibolehkan, mungkin lebih dari 2 juta jamaah yang ingin berangkat haji tahun ini. Hal ini terbukti dengan bahwa jamaah yang mendaftar tahun 2012 baru akan dapat berangkat 12 tahun lagi dari sekarang. Menurut Kompas edisi 25 Juli 2012, daftar tunggu (waiting list) jamaah haji Indonesia mencapai 1,9 juta orang.
Padahal, biaya haji dari Indonesia itu tidak murah. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 67 tahun 2012, rata-rata biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2012/1433 Hijriyah sebesar 3.617 dollar Amerika Serikat (AS) atau senilai Rp 33,3 juta per jemaah. Besaran itu naik 84 dollar AS dibandingkan dengan BPIH tahun 2011, yaitu 3.533 dollar AS (Rp 32,5 juta). Kalau ditambah dengan biaya KBIH, maka total mencapai 35 juta. Kalau ditambah oleh-oleh dan tetek bengek lain, 40 juta rupiah masih belum tentu cukup.
Daftar tunggu yang begitu lama, antara 8 sampai 10 tahun dari sekarang -- membuat bisnis haji khusus atau ONH Plus naik pamornya. Walaupun haji khusus juga harus menunggu sekitar 4 tahun, untuk pendaftar haji tahun 2012, tapi itu sudah lumayan dibanding harus menunggu 10 sampai 12 tahun. TIPS AGAR CEPAT NAIK HAJI
Ada beberapa cara agar dapat segera naik haji tanpa harus menunggu sampai 10 tahun lebih, antara lain sebagai berikut: 1) Haji khusus. Ini cara bagi calon jamaah haji yang punya uang lebih. Walaupun pendaftar tahun 2012 harus menunggu sampai 4 (empat) tahun, tapi masa itu tidak begitu lama dibanding 10 atau 12 tahun. 2) Mendaftar di provinsi lain. Setiap provinsi dan kabupaten dalam provinsi terkait memiliki quota dari pemerintah pusat berapa calon jamaah haji setiap tahunnya. Umumnya, provinsi yang umat Islamnya tidak banyak sehingga quotanya belum terpenuhi atau kalau ada daftar tunggu tidak begitu banyak seperti Provinsi Bali, provinsi NTT, Papua, Maluku. Maka, silahkan lakukan investigasi di provinsi/kabupaten/kota mana yang daftar tunggunya masih sedikit. Tentu saja, Anda harus punya koneksi dengan orang-orang di daerah tersebut untuk masalah administrasinya seperti KTP, dll.
3) Memakai visa TKI Arab Saudi
Cara ini sekarang belum bisa karena adanya moratorium atau penghentian sementara TKI/TKW Indonesia. Namun kalau sudah dibuka lagi, maka cara ini dapat dipakai terutama apabila Anda punya teman yang juga jadi TKI. Caranya sbb:
Visa TKI Arab Saudi ada 2 macam yaitu visa terikat dan bisa bebas. Visa bebas adalah visa kerja yang dapat dipakai kerja di Arab Saudi secara bebas dalam memilih juragan atau tidak memilih juragan. Nah, Anda dapat memakai visa kerja bebas ini untuk masuk ke Arab Saudi dan menunaikan ibahad haji. Apabila cara ini dilakukan, maka sebaiknya Anda memiliki hubungan dengan orang Indonesia yang berada di Arab Saudi untuk meminta tolong mengurusi akomodasi Anda selama tinggal di Arab Saudi. 4) Memakai Visa Ziarah (Turis) Ini pilihan terbaik dan termurah. Apabila Anda punya kenalan baik di kedutaan Arab Saudi, atau punya teman yang punya hubungan baik dengan kedutaan Arab Saudi di Jakarta, maka berangkat haji dengan memakai visa ziarah atau tourist visa adalah cara termurah dan terbaik.
Kelebihan dari visa ini adalah Anda dapat berangkat kapan saja bahkan sehari menjelang ibadah haji akan dimulai (tanggal 8 Dzulhijjah) yang jamaah haji biasa tidak dapat malakukannya. Selain itu, Anda tidak dikenakan biaya perjalanan haji ini berbeda dengan visa haji yang dikenakan biaya transportasi perjalanan selama di Arab Saudi.[]
HAJI DARI LUAR NEGERI
Anda pergi ke luar negeri. Cari negara yang sedikit umat Islamnya seperti di Eropa, benua Amerika, Jepang, Korea, Hongkong, Taiwan, benua Afrika dan lain-lain di mana muslim sebagai minoritas. Umumnya, jatah quota haji di negara-negara tersebut tidak terpakai sepenuhnya sehingga bisa dipakai oleh orang lain.
Cara ini cocok apabila anda adalah (a) seorang mahasiswa yang sedang belajar di negara-negara tersebut; (b) dosen atau tenaga kerja yang sedang mengajar atau bekerja di sana; (c) anda seorang pengusaha yang sedang berbisnis di tempat tersebut.
Kalau anda bukan termasuk dari ketiga golongan di atas, maka anda harus menyediakan uang lebih agar bisa berangkat haji dari luar negeri. Pertama, anda harus datang ke negara tersebut dan mendapat ijin tinggal sementara. Kedua, anda harus memiliki tempat tinggal di negara yang dituju dan terdaftar di KBRI (kedutaan besar republik Indonesia). Apabila kedua syarat itu terpenuhi, maka anda dapat berangkat haji dengan meminta bantuan pada KBRI setempat.
HAJI DENGAN VISA UMROH BULAN RAMADAN
Ini cara ilegal sebenarnya, tapi bisa juga dilakukan apabila anda sudah sangat ingin untuk naik haji tapi tidak ada cara lain yang bisa dilakukan. Modusnya sederhana, yaitu anda melakukan ibadah umroh dengan mengambil paket Ramadan. Dan jangan ikut rombongan pulang sampai tiba bulan haji yang waktunya sekitar 3 (tiga) bulan setelah Ramadan (Ramadan, Syawal, Dzulqaidah, Dzulhijah). Jadi, dengan sengaja anda menjadi pengunjung overstayer di Arab Saudi. Sederhana, bukan? Simpel tapi tidak mudah karena tidak akan mengalami banyak kendala.
Kendala bagi overstayer (orang yang visa tinggalnya kadaluarsa) di Arab Saudi.
Arab Saudi adalah negara yang sangat ketat mengawasi para pendatang, apalagi yang overstayer. Berbeda dengan di Indonesia di mana turis asing bisa tinggal overstay tanpa ketahuan, di Arab Saudi pengawasan cukup ketat. Setiap perbatan antara provinsi dan kabupaten, khususnya yang akan masuk Makkah dan Madinah selalu ada check point permanen. Pada check point ini setiap orang, baik penduduk lokal atau asing, akan selalu dicek KTP (Arab, iqamah) atau paspornya. Kalau overstay akan langsung ditahan dan dideportasi.
Kendala kedua bagi overstayer adalah orang yang memakai visa umroh, maka dia harus pulang bersama rombongan. Apabila di bandara diketahui orang tersebut tidak ada dalam daftar rombongan, maka ia akan dicari dan pihak travel umroh akan terkena sanksi. Solusi menjadi overstayer Umroh
Setiap masalah tentu ada solusinya. Karena overstyaer adalah ilegal, maka solusinya pun juga ilegal. Berikut solusinya:
Pertama, saat ini terjadi kongkalikong antara perusahaan travel umroh dengan pihak bandara. Di mana dengan "tips" dalam jumlah tertentu petugas bendera akan meloloskan serta memberi stempel paspor anda di kepulangan bandara walaupun sebenarnya anda masih belum pulang. Jadi, hanya paspornya saja yang pulang ke Indonesia. Pastikan travel yang anda ikuti tahu betul trik ini kalau anda ingin haji memakai cara ini.
Kedua, setelah urusan paspor beres, masalah berikutnya adalah tempat tinggal. Sebagai pendatang ilegal, maka anda harus memiliki tempat persembunyian yang aman di Saudi Arabia sampai musim haji tiba. Di arab Saudi banyak penampungan pendatang haram (istilah Malaysia) yang menampung pendatang overstay. Pastikan pihak travel anda mengenal jaringan ini dan dapat tinggal di tempat mereka.
Cara Visa Umroh Ramadhan ini sebenarnya bukan cara baru. Trik ini biasa dipakai oleh kalangan TKI TKW yang hendak bekerja di Arab Saudi tapi kesulitan saat ini karena adanya kebijakan moratorium alias penghentian pengiriman tenaga kerja ke Arab Saudi.
Cara ini tidak dianjurkan bagi wanita, anak dan laki-laki yang sudah tua dan kesehatan sudah terganggu.
Haji, rukun islam kelima kita, adalah salah satu ibadah yang menjadi impian banyak muslim. Ibadah yang begitu membekas dan bermakna bagi mukmin yang bersungguh-sungguh menjalankannya. Nilai pahalanya pun juga luar biasa besar di sisi Allah. Wajar jika tidak semua orang mampu segera melaksanakannya. Berikut adalah tips-tips agar insya Allah dapat segera naik haji berdasarkan beberapa sumber dari ustadz kita.
Berniat kuat (ber-azzam) untuk melaksanakan haji. Azzam berarti kebulatan tekad, tidak hanya sekedar niat yang diucapkan di mulut atau ‘numpang’ lewat di pikiran atau hati saja.
Pelajari cara-cara melakukan ibadah haji (manasik haji). Pengetahuan yang benar akan memperkuat niat dan keinginan kita untuk segera melaksanakannya.
Perbanyak berdoa dan panjatkanlah secara rutin setiap saat, misalkan setiap selesai sholat fardhu maupun sunnah.
Jangan lupa doakan selalu orang tua kita. Ingatlah bahwa anak yang sholeh sangat dicintai Allah sehingga insya Allah akan dimudahkan-Nya dalam mencapai segala keinginan kita.
Selalu berbaik sangka-lah (ber-husnudzon) kepada Allah SWT. Jangan mudah putus asa. Jalanilah kehidupan dengan sabar dan yakinlah bahwa Allah SWT akan selalu memberikan pertolongan
Mulailah menabung sekarang juga, berapapun juga! Buktikan pada Allah SWT bahwa kita bersungguh-sungguh ingin menjalankan perintahnya. Insya Allah, Allah SWT akan menolong kita dari arah yang tak terduga. Gunakan jasa tabungan haji di bank Syariah atau lembaga haji lainnya. Pilihlah tabungan haji yang tidak mudah dicairkan dan memiliki target minimum pendaftaran haji, agar niat kita terjaga.
Perbanyaklah beramal. Jangan hanya menabung di bank syariah, tapi ‘tabunglah’ amal kita kepada anak-anak yatim, fakir miskin, baitul mal, gelandangan dan mesjid-mesjid.
Jalankanlah sebaik mungkin segala perintah-Nya dalam Islam dan jauhi maksiat. Jika kita meminta sesuatu pada seseorang, kita akan berusaha menyenangkannya, bukan? Begitu juga jika kita meminta sesuatu pada Allah SWT, kita harus menyenangkan-Nya dengan menjalankan apa yang disukai-Nya dan menjauhi segala yang dibenci-Nya.
Semoga kita dimudahkan-Nya untuk melaksanakan ibadah haji dan mampu mendapatkan gelar haji mabrur. Gelar yang akan selalu kita sandang di dunia dan di akhirat. Amin yaa rabbal ‘alamiin.
Referensi:
“Berdoa itu bermanfaat bagi sesuatu yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Maka hendaklah kalian banyak berdoa.” (al Hadits)
Rasulullah SAW bersabda, “tidak ada satu doa pun yang dipanjatkan kecuali ia menjadi simpanan kebaikan bagi yang berdoa.”
Bagi sebagian orang, naik haji merupakan hal yang sangatprestisius. Maklum, untuk bisa naik haji dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Sampai-sampai tidak sedikit orang yang rela menjual perhiasan simpanannya, hingga sawah dan ladang agar bisa mendapatkan uang untuk naik haji. Jadi, sangatlah wajar jika sebagian orang –yang memiliki keterbatasan dana-menganggap keinginan atau cita-cita naik haji seperti “pungguk merindukan bulan”. Mimpi!
Namun, jangan salah! Setiap cita-cita dan perubahan besar di dunia ini diawali dari mimpi. Wajar jika suara-suara sumbang selalu mengiringi langkah mereka yang sedang berupaya meraih mimpi. Mulai dari julukan tukang mimpi, pembual, omong besar, sampai…orang gila! Maklum, cita-cita besar memang hanya bisa dimengerti oleh si pelaku dan mereka yang memahami jalan pikiran pelakunya. Perubahan besar memang tidak bisa dipahami oleh orang biasa dan dengan cara yang biasa pula.
Ingin tahu contohnya? Bill Gates, pendiri Microsoft, pernah dicemooh ketika bercita-cita ingin setiap rumah memiliki komputer. Marconi dianggap gila ketika berusaha membuat radio tanpa kabel. Thomas Alfa Edison mendapat sebutan Si Pembual ketika ingin membuat lampu listrik dan membangun industri kelistrikan. Bahkan Rasulullah, Muhammad saw, pun dianggap gila ketika hendak merubah tatanan kehidupan jahiliyah masyarakat Arab ketika itu kepada Islam. Seiring dengan berjalannya waktu, usaha keras mereka pun membuahkan hasil!
Nah, begitu pula dengan Anda yang punya cita-cita ingin naik haji. Jangan berkecil hati! Siapa pun Anda, kaya atau miskin, tua atau muda, bos besar atau pun karyawan, semua punya peluang untuk bisa berangkat haji. Pilihannya cuma dua, merebut peluang atau membiarkan peluang Anda naik haji lewat begitu saja.
Ingat, jumlah kuota haji dibatasi. Waktu keberangkatan tergantung dari kapan saat kita mendaftarkan diri untuk pergi berhaji. Jika tidak segera mengambil keputusan, waktu berangkat haji Anda akan mundur beberapa tahun ke belakang. Kesempatan mengunjungi baitullah pun akan tertunda.
Nah, bagi Anda yang ingin merebut peluang naik haji, berikut beberapa kiat yang bisa dilakukan.
1. Berdoa
Berdoa adalah memohon atau meminta suatu yang bersifat baik kepada Allah SWT. Seperti kita ketahui, manusia memiliki keterbatasan. Ketika kita memiliki kebutuhan yang tidak sanggup diselesaikan maka kepada siapa lagi kita meminta bantuan selain kepada Allah yang Maha Kuasa. Oleh sebab itu, mari berdoa kepada Allah swt agar diberikan rezeki agar bisa membayar ongkos naik haji, diberikan kesehatan dan kemampuan fisik agar bisa melaksanakan haji dengan baik, dan diberikan kemudahan serta kelancaran selama berhaji. Tentu saja, terdapat beberapa etika agar doa ingin naik haji dikabulkan, seperti memuji Allah dan bersalawat kepada Nabi Muhammad saw sebelum berdoa, mencari waktu-waktu istimewa untuk berdoa, dan sebagainya.
“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina-dina’.” (TQS. Al-Mukmin[40]: 60)
2. Perbanyak sedekah
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rizki), dan kepadaNyalah kamu dikembalikan.” (Al-Baqarah[2]: 245).
Tidak ada orang yang menjadi miskin karena bersedekah. Tentunya, sedekah yang diberikan secara ikhlas karena Allah swt. Agar lebih efektif, hendaknya sedekah yang kita lakukan diiringi dengan doa yang kita inginkan. Yakinlah, Allah swt Maha Kaya. Allah pun telah berjanji memberikan pembayaran yang berlipat ganda, termasuk hajat kita untuk naik haji. Oleh sebab itu, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sedekah haji kita diterima dan membuahkan kebaikan yang berlipat ganda. Berbicara tentang hubungan sedekah dengan naik haji, terdapat kisah menarik dari ust. Yusuf Mansur dalam artikel “Naik Haji karena Sedekah”.
3. Giat mengikuti walimatus Safar
Pada dasarnya, walimatus safar adalah jamuan yang dilakukan sebelum bepergian jauh. Dalam acara ini, pihak yang berhajat untuk melakukan perjalanan jauh meminta doa dari para hadirin agar diberikan keselamatan dan tercapai tujuannya dengan baik. Begitu pula dengan jamaah calon haji yang hendak menuju tempat yang jauh, yaitu Mekkah dan Madinah.
Nah, sangat baik jika kita bertemu dengan jamaah calon haji dan meminta mereka untuk mendoakan kita agar bisa memenuhi panggilan berhaji. Apalagi jika kita sudah mengenal mereka sebelumnya. Perlu diingat, doa dari mereka yang menunaikan ibadah haji dan umrah, insyaallah, dikabulkan oleh Allah swt. Sebagaimana yang telah tercantum dalam sebuah hadits,
Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sesungguhnya beliau bersabda: “Orang-orang yang haji dan orang-orang yang pergi ‘Umrah adalah utusan Allah, jika mereka berdo’a kepada-Nya, niscaya Ia akan mengabulkan mereka, dan jika mereka meminta ampun, niscaya Ia akan mengampuni mereka.” (HR. Ibnu Majah)
4. Banyak mendengar pengalaman berhaji
Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang enggan naik haji di antaranya disebabkan ketidaktahuan kondisi saat melaksanakan haji. Baik ketika mengurus surat-surat di tanah air, saat keberangkatan di embarkasi, apa yang harus dilakukan saat telah tiba di tanah suci, dan sebagainya. Bagi mereka yang awam, bayangan naik haji adalah berada di antara ribuan jamaah calon haji dari seluruh dunia, di tempat yang asing, dan berada dalam iklim yang panas terik. Apa jadinya jika saya tersesat?
Tentunya, banyak hal yang harus diketahui sebelum kita menunaikan ibadah haji. Semakin tau banyak hal akan membuat niat naik haji semakin mantap. Dengan banyak mendengar kisah dan pengalaman para haji, kita akan mengetahui masalah apa saja yang biasanya dialami ketika menunaikan ibadah haji ini. Kita juga bisa mengetahui solusi apa yang dilakukan jamaah tersebut untuk mengatasi masalahnya. Dengan begitu, kita bisa membayangkan apa saja yang bisa dilakukan ketika masalah tersebut menghampiri kita.
5. Menguasai manasik haji
Manasik haji adalah tata cara menjalankan ibadah haji dan umrah. Sebagaimana ibadah lainnya, syarat diterimanya amal ibadah yaitu benar secara niat dan benar pula tata caranya. Jadi, ketika kita ingin naik haji maka kita juga perlu tahu tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Bagaimana tata cara manasik haji? Jangan khawatir, setelah mendaftarkan diri sebagai jamaah calon haji, kita akan mendapatkan bimbingan melaksanakan manasik haji. Kegiatan bimbingan manasik haji oleh KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) biasa dilaksanakan sebelum jamaah calon haji berangkat ke tanah suci.
Lalu, bagaimana jika ingin lebih mantap sebelum mendaftarkan diri? Tenang saja, saat ini sudah banyak buku yang membahas segala macam persoalan seputar manasik haji. Bahkan dilengkapi dengan deskripsi tempat dan bangunan yang dituju. Informasi tentang manasik haji juga bisa didapatkan dari buku pedoman manasik yang dikeluarkan oleh Departemen Agama maupun Kelompok Bimbingan Haji tempat kita mendaftar.
Informasi yang begitu banyak juga bisa kita dapatkan dengan mudah lewat internet. Tidak hanya deskripsi tulisan, deskripsi pun ditayangkan dalam bentuk foto maupun video. Dengan begitu, kita menjadi lebih mudah membayangkan kondisi sebenarnya ketika berada di lapangan.
Dengan menguasai manasik haji, niat kita akan menjadi lebih kuat. Bisa dikatakan, “tinggal menunggu waktu.” Jika sewaktu-waktu kita “diberangkatkan” oleh Allah swt—lewat jalan mana pun—maka kita telah siap. Jika peluang sudah datang, kita telah siap meraihnya.
6. Membuka tabungan haji
Naik haji jelas membutuhkan biaya, yang disebut juga dengan ONH (Ongkos Naik haji). Oleh sebab itu, Anda yang ingin pergi naik haji harus menyediakan dana tersebut. Adapun salah satu cara yang logis dilakukan adalah membuka tabungan haji.
Membuka tabungan haji, merupakan sebuah langkah awal dari aksi kita untuk merealisasikan niat untuk naik haji. Dengan membuka tabungan haji, selanjutnya kita tertuntut untuk menambah isi tabungan agar dana yang dibutuhkan tercukupi. Adanya tabungan haji yang kita miliki akan memotivasi kita untuk berbuat lebih banyak agar terus menghasilkan. Sayang, jika uang yang disetorkan di awal membuka rekening tidak terus ditambah.
7. Tanamkan bangkitkan affirmasi bahwa anda biza pergi haji dg izin sang Pencipta
Afirmasi merupakan upaya untuk membangkitkan sugesti pribadi yang akan mempengaruhi tingkat keyakinan. Semakin yakin sesuatu akan terwujud maka semakin dekat pula impian menjadi kenyataan. Affirmasi ini juga bisa kita katakan sebagai usaha menanamkan prasangka baik dalam diri kita.
Dalam hipnosis, terdapat sebuah istilah yaitu pikiran bawah sadar. Karakter pikiran ini berbeda dengan pikiran sadar, yang menuntut logika. Pikiran sadar bisa menolak sesuatu jika bertentangan dengan logika, dengan mengaitkan fakta dengan nilai kebenaran yang diyakininya. Sementara pikiran bawah sadar menerima apa pun yang diperintahkan kepadanya, termasuk prasangka yang ditanamkan kepadanya.
Jika secara logika kondisi saat ini tidak memungkinkan kita naik haji, maka gunakan pikiran bawah sadar. Tanamkan kalimat-kalimat positif yang menghibur dan membangun motivasi. Tanamkan keyakinan dan prasangka baik bahwa niat untuk naik haji ini pasti akan terlaksana.
Perlu diingat, Dari Watsilah bin Asqa, “Berbahagialah karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah saw telah bersabda: ‘Allah berfirman: Aku tergantung prasangka hamba-Ku. Apabila ia berprasangka baik kepada-Ku, maka kebaikan baginya, dan bila berprasangka buruk maka keburukan baginya.” (HR. Ahmad dengan sanad hasan dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya)
Nah, itulah Kiat Merealisasikan Niat Naik Haji yang bisa dilakukan. Dalam setiap hal, terutama berbicara tentang cita-cita, impian, keberuntungan dan kesuksesan, kiat-kiat di atas selalu digunakan. Adapun kiat-kiat tersebut telah terbukti memberikan kesuksesan. Ingin niat naik haji tercapai, terapkan kiat-kiat tersebut, bisa jadi malah dapat haji plus yang lebih bisa nyaman. Amien YRA. (RA)